Bambu bukan sekadar tanaman, melainkan 'paku bumi' alami yang menjaga stabilitas perbukitan Bandung Utara dan sumber mata air pegunungan.
Sistem perakaran serabut bambu tumbuh mendatar dan saling menganyam membentuk jaring rapat di lapisan tanah atas (topsoil). Setiap rumpun bambu dewasa mampu mengikat hingga puluhan meter kubik tanah lereng dari ancaman longsor di musim penghujan.
Selain itu, rongga batang bambu menyerap dan menyimpan cadangan air hujan hingga 90%, melepaskannya kembali secara perlahan ke mata air bawah tanah saat musim kemarau tiba.
Ikuti Program Adopsi & Tanam Bibit →Menjaga debit 3 mata air alami di lembah Cimenyan yang menghidupi kebutuhan air warga sekitar dan persawahan.
Rumpun bambu petung dan bambu tali terbukti menahan pergeseran tanah pada kemiringan lereng curam di atas 30 derajat.
Batang bambu yang dipanen secara lestari diolah menjadi alat musik angklung, saung wisata, dan kerajinan bernilai ekonomi.
Setiap pemesanan paket wisata edukasi di Kampung Bamboo Bandung turut menyumbang 1 bibit tanaman pohon bambu untuk ditanam di lereng konservasi.
Booking Paket Edukasi & Konservasi